Broken Road Show… Nice Beach… and BAB

Pantai Klayar di daerah Pacitan atau lebih tepatnya masuk di desa Kalak, memang perjalanannya tidak mudah selain jalanan yang sempit dan ada jurang jalanannya juga rusak berat. Sempat heran juga kenapa daerah wisata pantai yang cukup menarik seperti ini tapi tidak ditunjang dengan pengelolaan yang baik dari pemerintah daerah setempat. Pantainya memang tidak terlalu besar, tetapi masih bersih dan mempunyai view yang indah sekali, dan ada batu-batu karang yang besar serta berbentuk menarik. Bagi penggemar fotografi, rasanya tempat ini cukup menarik untuk dijadikan obyek foto.

Tapi dalam perjalanan pulang, ada hal yang cukup menarik karena saat melewati beberapa desa yaitu Desa Sendang menuju ke arah Donorojo sepanjang jalan terpampang papan-papan kecil yang semula saya mengiranya sebagai kata-kata bijak seperti jagalah kebersihan dll. Tapi ternyata setelah diamati semua papan-papan itu memuat pesan masalah BAB… hah…bayangkan himbauan masalah membuang hajat ini terpampang sepanjang jalan dengan berbagai versi yang membuat semua jadi terpingkal-pingkal. Rupa-rupanya memang warga desa-desa sekitar daerah ini sangat terbiasa membuang hajat dimana saja..hii… sehingga sangking jengkelnya perangkat desa sampai membuat himbauan yang menurut saya lebay banget.

Coba bayangin sampai ada tulisan berbunyi ” Ngising ing gunung, bokonge ketok ” ha ha ha ha…. artinya : berak di gunung pantatnya kelihatan … coba bayangin itu dipampang di jalanan yang dilewati semua orang.. atau ada lagi tulisan ” Kawasan stop BAB ” what the hell ….. ha ha ha bayangin karena terlalu sering ada yang nginjak emas lembek kali sampai ditulis kayak gitu… ha ha ha ha atau ada lagi tulisan ” yo ben WC-ne cemplongan sing penting ora isis… he he he artinya : biarin aja WC-nya cuma berupa lobang yang penting enggak dingin/ ( kalo di alam bebas, pantat kan dingin kena angin ha ha ha ha ha ) ehmmm ada -ada aja deh, saya sampai pengen suatu saat investigasi ke desa itu lagi untuk tanya pada penduduk sana kenapa kok sampai se ekstrim itu himbauannya.

Saya sampai terpikir seandainya ada salah seorang anggota DPR sana diajak ke desa-desa tersebut melihat kondisi mereka, kira-kira gimana ya reaksi mereka ya. Karena kondisi jalannya benar-benar membuat orang akan berpikir 2x untuk datang lagi ke daerah tersebut. Dan masih banyak juga warga desa yang kekurangan, yah memang sudah seharusnya pejabat daerah harus sering bekerja secara langsung di pelosok-pelosok desa kecil seperti ini. Mungkin perlu diusulkan supaya anggota DPR studi banding bukan ke Luar Negeri tapi ke Desa, supaya mereka mengetahui secara detil perbandingan desa dan kota terutama Ibukota Jakarta, kalo itu dilaksanakan, itu  baru benar-benar wakil rakyat.

Tapi dalam perjalanan di desa-desa tersebut, ada yang patut diacungi jempol yaitu gedung-gedung sekolah boleh dibilang dibangun dengan sangat baik dan memadai. Semoga saat saya berkeinginan datang lagi kedesa-desa tersebut atau ke Pantai Klayar lagi, jalan menuju ke sana sudah di aspal dengan baik dan semoga masalah BAB sembarangan sudah teratasi. Karena memang di desa, jarang yang mempunyai kamar mandi sendiri, tapi itu dulu sekarang sih sepertinya sudah lebih maju. Tapi memang masalah menjaga kebersihan, masih sering sulit dilakukan oleh semua orang terutama untuk fasilitas umum. Pada waktu kita berhenti di SPBU yang cukup  besar dan memiliki kamar mandi yang kelihatan bersih dan bagus dari luar, ternyata setelah didekati mulai tercium bau harumnya….. pipis dan beol yang tidak disiram … hoekkkkkk…. wah benar-benar dah… ternyata dua kamar mandi yang termasuk bagus itu benar-benar mengandung bahaya bagi yang hendak menggunakannya karena bisa menyebabkan pusing, mual, muntah dan nggak enak makan ha ha ha ha….. Indonesia… Indonesia…. lha wong biasanya buang hajat di semak-semak kan ngga pake nyiram …. diberi fasilitas bagus ya tetep aja kelakuan tarzan hutan yang dipakai ha ha ha ha.

Dalam hal kedisiplinan dan perduli fasilitas umum memang di Indonesia ini termasuk sulit untuk menyadarkannya. Semua berpikir wong bukan punya gue ngapain mesti ikutan jaga kebersihannya ???

Itulah Indonesia………………………….:)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s