Sebuah Realita

Ketika mencoba menulis dan mencoba mempublikasikan ke forum yang umum, ternyata disanalah kutemukan realita. Ya… sebuah kenyataan bahwa memang kita orang Indonesia sangat sulit menerima bahwa ada orang lain yang berbeda dari kita. Ternyata di forum nasional ini sifat kesukuan, agama masih menjadi jurang, walaupun banyak dari mereka menulis tentang kebersamaan, penghargaan terhadap orang lain. Tetapi dalam kenyataan, ketika ada tulisan-tulisan yang mengusik kepercayaan mereka, kata-kata kasar dan menghina, mengancam segera terpublikasi. Bahkan ketika kucoba menulis komentar yang bernada untuk kebaikkan malah ditanggapi dengan artikel yang berkata halus tapi bernada kasar dan menghina, penuh filsafat tetapi sangat kasar dan sarkastik. Sempat 2 hari aku nggak enak hati, karena sungguh keinginan untuk menulis itu sangat besar. Tetapi artikel itu sungguh menohok kepercayaan diriku, apakah memang sungguh nggak pantas aku menulis tentang kebaikan, kenapa malah dituduh sok baik padahal busuk, ingin dipuji, bertopeng dll. Padahal ketika aku mulai banyak menulis tentang hal-hal yang positif, sungguh sering aku berpikir… berpikir ketika hendak melakukan segala sesuatu. Ku tak ingin jadi orang munafik, ku tak ingin hanya sekedar menulis tanpa aplikasi. Mulai saat ini, ku berhenti mengunjungi forum itu, walaupun sebenarnya sudah lama aku selalu setia mengunjunginya. Tetapi akan lebih baik aku menulis di rumahku yang damai ini… my reflectionmyself…… . Ku hanya berdoa pada Tuhan…. jadikanlah aku manusia yang baik seperti semua harapan-harapanku tentang kebaikkan yang sudah kutuliskan selama ini. God … you are my everything…..

Kusadari memang … orang yang tidak pernah mengenal Engkau… takkan mengerti arti kasih. Mungkin memang aku sudah jera keluar dari lingkaran Tuhan. Dan hari ini aktivitasku menulis kumpulan buku Sunday School ternyata banyak membawa ketenangan dalam hatiku. Thank’s God.

Satu impianku.. aku ingin bisa melukis… I love Painting….

Semoga refleksi diriku akan semakin positif.

Advertisements

One response to “Sebuah Realita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s